Kasus mahasiswa Universitas Kristen Petra Surabaya yang berinisial R, diduga melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari lantai gedung kampus. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mahasiswa tersebut berusia 23 tahun dan sedang menempuh semester tiga di Jurusan Teknik Mesin. Namun, hingga saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai motif dan penyebab pastinya.
Kejadian ini menjadi perhatian serius pihak kampus dan keluarga, sementara polisi belum bisa menyimpulkan dari lantai berapa korban melompat.
Pihak Petra Christian University Surabaya telah memberikan tanggapan terkait kasus meninggalnya seorang mahasiswa di kampus tersebut. Public Relations universitas, Ajeng Dyah, menyatakan bahwa mahasiswa tersebut adalah mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2023. Saat ini, penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan oleh Polsek Wonocolo, Surabaya. Kampus menyatakan rasa dukanya dan mengimbau agar tidak ada foto atau video yang disebarkan demi menghormati keluarga korban.
Kepolisian belum memberikan pernyataan lengkap terkait hasil penyelidikan karena kasus ini masih dalam proses pendalaman.
